Anime Takt Op. Destiny episode 12 sekaligus terakhir telah ditayangkan pada hari Rabu (22/12). Kisah dimana dunia berada pada tahun 2047, dan berada dalam ancaman monster bernama D2 yang datang dari sebuah meteor hitam.

Baca juga: [Review] Takt Op. Destiny – Episode 10 & 11

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 1

Takt Op. Destiny

Episode 12

Salah satu anime ber-genre action di musim gugur akhirnya selesai. Anime asli dari garapan dua studio MAPPA x Madhouse ini telah berlangsung dari bulan Oktober lalu dan ditayangkan sebanyak 12 episode.

Takt Op. Destiny, di bagian akhir episode 11 mengisyaratkan pertarungan terakhir antara Unmei dan Takt melawan Orpheus, yang merupakan gabungan dari Tengoku dan Jigoku.

 

Unmei vs. Orpheus

Setidaknya karena pertarungan terakhir, setidaknya mungkin harus terlihat lebih epic dari biasanya. Namun sebenarnya jika dilihat-lihat, kemampuan Orpheus sebenarnya tidak jauh berbeda dari Musicart kebanyakan. Yang membuatnya sedikit berbeda adalah kemampuan regenerasi-nya, yang akan terus memulihkan diri berapa kali pun diserang.

Kemampuan ini bisa dibilang cukup identik dengan kebanyakan boss musuh di berbagai anime. Dan karena sudah terlalu sering diperlihatkan, sebenarnya bagi mimin tidak ada hal lain yang begitu hebat dari Orpheus ini.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 2

Pada akhirnya, seorang Unmei pun berhasil mengalahkan Orpheus. Jika kalian merasa aneh karena rasanya pertarungan ini tidak terlalu sulit bagi Unmei, sebenarnya itu adalah hal yang wajar.

Unmei sendiri sudah mengungkapkan, bahwa pertarungan 1 vs 1 adalah keunggulan baginya. Lain ceritanya jika ia berhadapan dengan banyak mush seperti melawan D2 pada umum-nya. Karena itulah dalam pertarungan melawan D2, Unmei kerap kali diperlihatkan terdesak.

 

Sagan itu Baik atau Jahat?

Kembali lagi dalam pembahasan Takt Op. Destiny episode sebelumnya yang mana mimin sebenarnya sedikit bingung mana karakter jahat maupun baik disini. Sebenarnya hal ini hanya mengarah ke Sagan saja.

Diperlihatkan bahwa Sagan sebenarnya seorang militer yang berupaya keras melawan D2 dan tidak pernah menyerah untuk memusnahkan D2. Namun seiring berjalan-nya waktu, D2 terus bertambah banyak dan korban selalu bertambah.

Pada akhirnya Sagan berniat melakukan cara terakhir dengan memanfaatkan sebuah kristal pemicu D2 yang mampu memanggil monster itu dan berniat menghancurkan mereka dalam satu tempat. Niat ini sebenarnya baik, hanya saja cara ini terlalu ekstrem sampai mengorbankan New York dan Symphonica.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 3

Setidaknya Sagan masih terlihat lebih baik dari Schindler. Ia juga suka musik, dan memiliki niat yang sama dengan Lenny maupun Takt, yaitu mengembalikan musik ke dunia ini. Bedanya, Takt justru tidak hanya mengembalikan musik, melainkan memanfaatkan musik itu untuk memusnahkan D2.

 

Akhir Cerita(?)

Sebenarnya, mimin masih belum mendapatkan feel yang dalam mengenai anime ini. Alur anime ini terasa sangat cepat, dan sebenarnya akhir yang diperlihatkan pun terasa masih belum klimaks.

Walaupun ini merupakan 1 hal yang wajar jika bertemu dengan anime 12 episode. Namun sayang-nya ini merupakan anime asli, dan setidaknya cerita dari anime itu tidak dibuat tanggung atau istilah yang biasa kita kenal yaitu “gantung”.

Sebab anime asli tidak memiliki adaptasi lain selain dari studio-nya. Sedangkan manga atau novel ringan, masih memiliki alur yang lebih baik meskipun dibuat dengan akhir yang tanggung karena untuk akhir yang lebih klimaks bisa kalian lihat dari manga atau novel-nya.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 4

Jadi mengapa mimin mengatakan bahwa akhir dari anime ini tidak begitu klimaks? Yang pasti pertama karena alur terlalu cepat. Terutama untuk sosok kemunculan Lenny. Awalnya mimin berpikir bahwa sosok ini merupakan salah satu yang akan berpengaruh besar terhadap cerita, ditambah lagi ia memiliki kemampuan yang sangat kuat.

Namun kematian-nya di episode 10 membuat semua itu menjadi tidak mungkin terjadi. Karena tidak ada hal yang begitu berpengaruh ketika Lenny telah mati, selain Takt yang mulai bangkit untuk menghentikan Sagan.

Ditambah Lenny merupakan sosok yang menurut mimin cukup penting di anime ini. Namun menurut mimin momen kematian-nya terasa kurang mendalam. Sebab ia sudah banyak membantu orang, dimana salah satu-nya adalah Anna. Disini juga tidak diperlihatkan reaksi Anna setelah mendengar kematian Lenny.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 5

Selanjutnya adalah Unmei, yang menghilang saat di pantai bersama Takt. Keberadaan-nya sendiri memang hilang karena Takt yang telah kritis. Namun ia tidak sepenuhnya menghilang karena kembali berubah wujud ke bentuk Unmei yang dulu saat menjadi jimat yang dipakai oleh Cosette.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 6

Yang terakhir lagu buatan Takt belum diperlihatkan. Mimin tidak tahu apakah nantinya akan ada musim ke-2. Jadi untuk hal ini masih bisa kita tampung dulu sembari menunggu kabar musim ke-2 nya akan diluncurkan.

 

Mengapa Musicart Semuanya Wanita?

Hal unik yang sangat umum diperlihatkan dari anime manusia bersama partner melawan monster. Yakni sang partner biasanya selalu diperlihatkan dengan sosok wanita. Kalau membandingkan dengan anime lain, biasanya mereka menjelaskan mengapa partner bertarung dari sang pahlawan itu seorang perempuan.

Namun untuk anime Takt Op. Destiny ini hingga sekarang hal ini menjadi misteri. Ditambah para wanita ini kebanyakan mengenakan busana style ala gothic yang cukup mempesona. Busana yang sebenarnya kurang cocok dalam pertarungan. Namun menjadikan-nya busana dalam pertarungan juga membuat sebuah daya tarik dan keunikan untuk anime ini.

Mungkin kalian tahu mengapa para Musicart di anime ini semuanya wanita?

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 7

 

Cosette Pergi untuk Selamanya(?)

Di bagian epilog episode terakhir Takt Op. Destiny, ada momen dimana Anna sedang berjalan di sebuah lorong mengenakan kalung Unmei. Dan disini diperlihatkan sosok Anna yang terlihat berubah menjadi sosok Unmei dan ini terlihat sedikit berbeda dari Unmei yang berwujud Cosette.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 12 (END) 8

Apakah ini pertanda bahwa Anna akan menjadi kepemilikan Unmei selanjutnya, dan Cosette telah dinyatakan tiada untuk selamanya?

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 1 & 2 7

Berakhir sudah anime Takt Op. Destiny yang selalu menemani kita di Rabu malam selama 1 musim. Bagaimana kesan kalian terhadap anime Takt Op. Destiny?

Kira-kira apakah nantinya akan ada musim ke-2? Mimin berharap bahwa anime ini akan menyajikan musim ke-2, agar bisa mengisi hal-hal yang belum diperlihatkan di musim pertama ini.

Semoga saja akan ada kabar baik nantinya, dan sampai bertemu di pembahasan musim ke-2~!

 

🔗 Takt Op. Destiny Official Website

[Review] Takt Op. Destiny – Episode 10 & 11

Previous article

[Review] SELECTION PROJECT – Episode 3 — 12

Next article

Komentar

More in Anime

You may also like