Anime Takt Op. Destiny episode 11 telah ditayangkan pada hari Rabu (15/12). Kisah dimana dunia berada pada tahun 2047, dan berada dalam ancaman monster bernama D2 yang datang dari sebuah meteor hitam.

Monster ini mengancam manusia agar tidak boleh memainkan musik, dan hal ini dipatuhi oleh umat manusia saat itu. Kecuali beberapa orang, yang dikenal sebagai Musicart yang memiliki kemampuan untuk menghadapi monster-monster ini. Untuk bertarung, Musicart juga harus memiliki instruktur, yang dikenal sebagai Conductor.

Kisah seorang pria bernama Takt yang menjadi Conductor untuk Musicart-nya, Unmei.

Baca juga: [Review] Takt Op. Destiny – Episode 4 — 9

 

Takt Op. Destiny

Episode 10 & 11

Pertarungan Conductor x Musicart melawan D2 kian memanas. Seiring berjalan-nya waktu, kita kerap kali diperlihatkan kombinasi antara Takt dan Unmei sudah cukup selaras. Meskipun tetap saja tidak akan lepas dari perbincangan adu mulut. Takt Op. Destiny sendiri sudah sampai di penghujung pertarungan, dan pertarungan besar sepertinya akan terjadi di Symphonica.

 

Kebenaran Mengenai Sagan

Di episode 10, kita dihadapkan dengan suatu kebenaran sekaligus momen menyedihkan. Kebenaran ini yaitu Sagan adalah orang yang menyebabkan terjadinya tragedi di Boston 10 tahun yang lalu, yaitu momen tragedi yang menewaskan ayah dari Takt.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 10 & 11 1

Mimin awalnya berpikir bahwa Sagan ini merupakan orang yang baik. Bahkan telah menolong Takt dari ancaman Schindler. Namun makin kesini mimin jadi bingung siapa yang baik dan juga siapa yang jahat. Pasal-nya disini manusia seharusnya bersama menghadapi D2. Namun arah-nya menjadi lain karena makin lama kita melihat arah pertarungan menjadi manusia melawan manusia.

 

Kematian Lenny

Sebenarnya mimin memprediksi bahwa sepertinya akan ada yang mati di episode 10 Takt Op. Destiny. Karena di akhir episode 9 ketika Lenny dan Takt sedang berbicara lewat telepon, nada-nada pembicaraan terdengar seperti suatu perpisahan. Walaupun terkadang hal ini bisa saja menipu, karena ini merupakan bagian dari arah cerita yang bisa menipu isi pikiran penonton.

Dan orang yang mimin prediksi-kan akan mati sebenarnya adalah Titan, karena ia merupakan petarung garis depan yang ancaman-nya lebih berbahaya. Namun pada akhirnya prediksi mimin salah, karena yang mati disini adalah tuan-nya, Lenny.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 10 & 11 2

Lenny sendiri akhirnya menggunakan kekuatan penuh untuk Titan, sama seperti layaknya Takt dengan Unmei. Awalnya di episode 9 pun mimin berpikir yang akan mereka lawan adalah D2. Ternyata malah Sagan, dengan dua Musicart-nya, yaitu Tengoku (Heaven) dan Jigoku (Hell).

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 10 & 11 3

Setidaknya, pengorbanan Lenny tidak sia-sia karena berhasil menaklukkan Tengoku. Walaupun ia tidak mati, namun hanya sekarat.

 

Ayah Takt adalah Guru Lenny

Kerap kali bertingkah aneh dan mencurigakan. Ternyata Lenny adalah murid dari Ayah Takt. Ia menjaga Takt sebagai hutang budi terhadap guru-nya tersebut. Episode ini juga sedikit memperlihatkan momen dimana Lenny ketika belum menjadi Conductor, dan awal pertemuan-nya dengan Titan.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 10 & 11 4

Ternyata Titan memang dari dulunya sudah sangat ceria, dan memiliki ekspresi. Setidaknya mungkin semua Musicart sepertinya terlihat seperti itu, namun pengecualian untuk Unmei.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 10 & 11 5

 

Serangan D2 di Symphonica

Setelah tahu kedok dari Sagan, tentunya ia sekarang tidak akan sembunyi-sembunyi lagi. Dan kali ini, ia memunculkan D2 di gedung Symphonica.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 10 & 11 6

Meskipun orang-orang di Symphonica masih tidak tahu bahwa penyebab serangan ini adalah Sagan. Dalam serangan ini, segerombolan Musicart berupaya untuk melawan D2 yang tidak mereka ketahui datang-nya dari mana.

Termasuk dengan Unmei dan Titan, bersama dengan Takt. Setelah kehilangan Lenny, Titan sekarang menjadi Musicart tidak bertuan. Namun secara tidak langsung, terlihat bahwa Takt yang sekarang menggantikan peran Lenny. Bahkan tidak hanya Titan, Valkyrie pun secara tidak langsung menjadi bawahan dari Takt.

 

Orpheus, Gabungan Tengoku dan Jigoku

Takt dan Unmei yang berniat untuk menyelesaikan kekacauan yang disebabkan oleh Sagan masih harus berhadapan dengan Tengoku dan Jigoku. Namun disini Tengoku sudah tidak berdaya, dan pilihan terakhir yang bisa mereka hadapi adalah dengan bersatu.

Disini diperlihatkan mereka bersatu dengan menggunakan senjata garpu tala yang dikatakan merupakan pemicu dari D2. Senjata itu membunuh mereka berdua, dan mengubah mereka menjadi cairan hitam, dan tumbuh lagi menjadi sosok manusia bernama Orpheus.

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 10 & 11 7

Orpheus sendiri merupakan mitologi Yunani, dimana Orpheus merupakan seorang pemusik handal dan mampu memainkan musik yang mempesona hingga memikat hati banyak makhluk.

Apakah Takt dan Unmei bisa selamat?

[Review] Takt Op. Destiny - Episode 1 & 2 7

Sudah 11 episode, bagaimana pendapat kalian mengenai anime Takt Op. Destiny? Dari episode ke episode, kita selalu diperlihatkan Takt dengan keadaan sekarat, dan terkadang hal ini menimbulkan pemikiran bahwa hal buruk akan menimpa salah satu dari Takt ataupun Unmei. Ditambah lagi Lenny yang sudah tidak ada.

Mimin sudah tidak sabar menunggu kelanjutan Takt Op. Destiny episode selanjutnya~

 

🔗 Takt Op. Destiny Official Website

Trackmaker Indonesia “Tegra*39” telah merilis versi remix dari “Yume To Hazakura” menggunakan vokal Singing Cosplayer Hikari! Dan Singing Cosplayer Hikari telah merilis lagu cover Natal baru!

Previous article

[Review] Takt Op. Destiny – Episode 12 (END)

Next article

Komentar

More in Anime

You may also like