Hai kawan-kawan, Lama tak jumpa, sebelumnya, spoiler alert!. Anime dimusim ini sedikit demi sedikit mulai selesai menandakan akhir dari winter 2023, Sayangnya aku enggak bisa nyampaikan kesanku untuk tiap episode dari anime Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei , jadi aku bikin aja full reviewnya untuk mengemas semua pendapatku tentang anime ini.

Apa yang kamu pikirkan ketika pertama kali mendengar kata ‘putri’?, orang yang elegan, berwibawa, bijaksana, pemimpin kerajaan, pasti tidak jauh dari hal-hal itu. Sayangnya, sosok putri yang menjadi tokoh utama di anime ini ‘Anisphia Wynn Palletia’ bisa dibilang sebagai sosok yang bar-bar, hingga dikenal dengan julukan putri penjarah karena gaya bertarungnya yang unik yaitu dengan menggunakan peralatan sihir. Meskipun memiliki darah bangsawan di dalam dirinya, Anisphia tidak bisa menggunakan sihir yang akan berhubungan dengan motivasinya untuk membuat peralatan sihir.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 1

Aku pikir kawan-kawan sudah bisa menebak dari judulnya, bahwa ini adalah anime isekai, walaupun aspek isekainya tidak begitu ditonjolkan. Anisphia memiliki ingatan dari kehidupan sebelumnya, benda-benda yang dia ingat kehidupan menjadi salah satu motivasinya untuk membuat peralatan sihir, tetapi tidak hanya itu, semuanya ia lakukan dengan satu alasan yaitu karena ia sangat mencintai sihir meskipun sihir tidak mencintainya balik.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 2

Aku berbicara panjang soal Anisphia karena dia adalah karakter yang bikin aku betah nonton anime ini, aku memiliki kesan yang cukup rumit tentang anime ini. Untuk animasinya aku gak punya hal yang ingin ku katakan selain animasi di anime ini sangat bagus, musik dan direksi scene ke scene di anime ini juga cukup bagus menurutku.

Anime ini terasa sebagai prolog dari cerita yang lebih luas lagi, nyatanya emang seperti itu, mungkin itu yang membuat aku merasa bahwa pacing di anime ini terasa lambat. Masalah dengan Algard pun baru terselesaikan pada episode ke-9 dari 12 episode menyisakan 3 episode yang membahas dampak dari masalah itu. Aku pribadi enggak masalah dengan pacing yang lambat bila itu dilakukan dengan benar, Vinland Saga adalah salah satu contoh yang bagus. Masalah yang aku rasakan dari anime ini adalah, meskipun dengan pacing-nya yang lambat, terasa masih ada detail yang terlewatkan, membuat permasalan dengan Algard terasa tidak begitu dalam.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 3

Masalah dengan Algard diperkenalkan dari Episode 1 yang membuat pertemuan dengan karakter utama yang ke-2 yaitu gadis jenius dari keluarga duke magenta ‘Euphyllia Magenta’. Inti dari masalahnya adalah Algard, putra mahkota kerajaan sekaligus adiknya Anisphia dan tunangannya Euphyllia melirik gadis lain dan memutuskan untuk membatalkan pertunangannya dengan Euphyllia lalu menuduhnya atas hal yang tidak pernah ia lakukan di depan bangsawan lain pada suatu pesta.

Di awal episode, hal ini hanya terlihat sebagai keegoisan Algard belaka, tetapi di pertengahan episode diungkapkan bahwa ia tergoda oleh persona gadis yang ia kejar karena ternyata gadis yang ia kejar itu seorang vampir. Gadis itu sendiri tidak menyadari bahwa ia telah menggoda pangeran Algard, dan Algard sendiripun mengatakan bahwa ia akan tetap mengerjarnya walaupun tidak terpengaruh oleh persona tersebut literally setelah menusuk dan mengambil jantungnya.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 4

Algard bekerja sama dengan bangsawan lain untuk melakukan hal ini, ia mencuri jatung gadis incarannya itu agar bisa menjadi vampir dan hidup lebih lama untuk membangun kerajaan dari awal, motivasi Algard yang sebenarnya adalah membersihkan kerajaan dari orang-orang korup seperti bangsawan yang bekerja sama dengannya, dan yang lebih penting lagi, semuanya ia lakukan untuk kakaknya, Anisphia.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 5

Normalnya, setelah semua itu, aku bisa bersimpati dengan Algard, ia diperkenalkan sebagai karakter yang egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri, nyatanya ia sayang keluarga dan mementingkan kerajaan lebih dibandingkan siapapun. Tapi, aku merasa bahwa ada cara lain bagi Algard untuk menunjukan rasa sayangnya itu. Bukan hanya itu alasan mengapa aku enggak bisa bersimpati dengan Algard, meskipun masalahnya diperkenalkan di episode 1, Algard sendiri jarang disorot, antara episode 1-9 ituย  mayoritas membahas persaan Euphillia, gadis vampir incarannya Algard dan beberapa interaksi Anisphia dengan karakter lain, tidak lupa membahas kecintaannya terhadap sihir.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 6

Ada juga pertarungan dengan naga yang tidak melibatkan Algard sama sekali walaupun sebelumnya diperlihatkan bahwa ia meminta izin untuk menyelesaikan masalah naga ini. Untukย  naganya sendiri tentu saja malah dikalahkan oleh Anisphia dan Euphyllia.

Penghujung Episode , setelah masalah dengan Algard, Algard pun dianggap bersalah dan diasingkan sehingga hak untuk menjadi raja pindah ke Anisphia. Disinilah semua hal menjadi rumit, kalau Anisphia menjadi raja, itu berarti ia tidak bisa membuat peralatan sihir yang disukainya, ia terpaksa membuangnya untuk menyenangkan pihak bangsawan agar mau mendukungnya untuk menjadi raja. Euphyllia mengetahui hal itu tidak tinggal diam dan mencoba mengambil hak untuk menjadi rasa dengan membuat kontrak dengan roh, yang membuatnya hidup abadi. Anisphia disisi lain tidak ingin Euphyllia melakukan hal itu demi dirinya yang akhirnya menjadi pertarungan 1 vs 1, pemenangnya lah yang akan menjadi raja selanjutnya.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 7

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 8

Aku mau bicara soal perkembangan karakternya, perkembangan karakternya cukup bagus, tetapi itu hanya belaku untuk Anisphia dan Euphyllia, karakter yang lain tidak begitu berkesan bagiku. Anisphia diperkenalkan sebagai putri yang bar-bar tapi sebenarnya ia memiliki hati yang rapuh dan kekhawatiran yang dalam atas tanggung jawabnya sebagai putri mahkota, Euphylia diperkenalkan sebagai gadis yang kuat, tetapi sebenarnya ia hanya melakukan tanggung jawabnya sebagai putri keluarga Magenta, di awal animenya ia bersikap cengeng, tapi di akhir animenya ia membuat keputusan yang besar untuk orang yang ia sayangi yaitu Anisphia.

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 9

Aku sangat suka anime ini diawal, tapi aku mulai merasa bahwa ada yang kurang mulai dari pertengahan hingga akhir animenya yang akhirnya membuatku tidak seantusias seperti sebelumnya setiap minggu dalam menunggu episode barunya keluar. Secara keseluruhan, animenya menyenangkan, dan aku merekomendasikannya bagi orang yang suka genre yang mirip, seperti fantasy, isekai, human drama dan lain-lain. Kalau dipikir-pikir aspek drama di anime ini kental juga ya…

[Review] Tensei Oujo to Tensai Reijou no Mahou Kakumei - Cerita tentang Gadis yang Sangat Mencintai Sihir 10

oh iya, sepertinya disini putri penjarah telah berubah jadi putri yang dijarah, kalau kalian tahu maksudku… hehe.

Mizu
Mahasiswa yang bikin artikel tentang anime dan bukannya mikirin buat judul prosoal tugas akhir

Memoar Madoigwa no Totto-chan Milik Tetsuko Kuroyanagi Mendapatkan Adaptasi Film Anime

Previous article

Manga Hataraku Saibล Mendapatkan Film Live-Action

Next article

Comments

More in Anime

You may also like