Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans, bisa dibilang merupakan anime Gundam diluar timeline UC yang dirilis oleh sunrise sebelum adanya Mobile Suit Gundam – The Witch from Mercury dalam konteks yang sama, yaitu eksploitasi anak-anak.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 1

Santai, tidak ada harem di sini

Menjadi sebuah tema yang menarik karena pada dasarnya aku suka banget tema eksploitasi anak-anak dengan tetek-bengek politik yang mengerumuni mereka. Meskipun begitu, apakah apakah Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans adalah anime yang memenuhi hasratku? Mari kita mulai ulasannya.

Plot

Plot di anime ini dimulai di sebuah tempat jajahan yang ada di Mars. Bisa dibilang, ini adalah seri Gundam pertama yang benar-benar berada di sebuah planet, daripada yang lainnya karena masih ada di luar angkasa aja. Timeline yang digunakan anime ini adalah Post Disaster atau PD secara singkatnya.

300 Tahun yang lalu, terjadi sebuah peperangan besar yang melibatkan manusia dan mesin saling membunuh satu sama lain. Perang itu merenggut 1/4 populasi manusia di dunia.

Manusia yang tersisa menciptakan Gundam Frame dengan teknologi antarmuka manusia-mesin pamungkas yang disebut sistem Alaya-Vijnana. Mereka berhasil memenangkan perang yang dipimpin oleh Agnika Kaieru. Setelah peperangan berakhir, Agnika Kaieru lalu membentuk Gjallarhorn demi membentuk keamanan di seluruh angkasa.

Sayangnya, terbentuknya Gjallarhorn mengakibatkan 4 poros ekonomi di bumi meninggalkan pengaruhnya di luar angkasa. Dimana sekarang Gjallarhorn yang menguasai luar angkasa. Hal ini juga mereka menguasai Mars.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 2

latar belakangnya kayak gini lah

Sayangnya Gjallarhorn yang sekarang mulai korup. Mereka semakin tidak peduli dengan masalah yang terjadi di luar angkasa. Mereka bahkan membiarkan ketimpangan ekonomi yang terjadi di Mars karena sudah tidak diurus oleh bumi lagi. Hal ini mulai menimbulkan kekacuan.

Kekacauan itu juga mengakibatkan banyak hal. Mulai dari banyaknya orang yang mati karena kehilangan pekerjaan, anak-anak dijual menjadi Human Debris (Sebuah istilah budak anak-anak), serta kesenjangan ekonomi antara yang kaya dan miskin.

Di situasi yang kacau ini, muncullah seorang aktivis politik bernama Kudelia Aina Bernstein yang memperjuangkan hak-hak kesetaraan masyarakat Mars. Untuk melakukan misi sucinya, dia ingin ke bumi untuk menyuarakan suaranya yang indah dan kuat. Karena itu dia menyewa sebuah perusahaan keamanan Swasta bernama Chryse Guard Security atau CGS untuk mengawalnya menuju ke bumi.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 3

Inilah misi sucinya

Sayangnya, pemimpin CGS dan kroninya sendiri telah disuap oleh Gjallarhorn untuk tidak melindungi Kudelia ketika Gjallarhorn mulai menyerang markas mereka. Jadinya, dia bersama kroninya kabur ketika Gjallarhorn menyerang dan meninggalkan anak-anak tentara tadi mati sekaligus bersama Kudelia.

Mengetahui itu, Orga akhirnya memimpin pasukan anak-anak tersebut untuk memepertahankan markas dari penyerangan Gjallarhorn. Mereka akhirnya menang setelah teman masa kecilnya, Mikazuki membawa sebuah Mobile Suit kuno bernama Gundam Barbatos. Sebuah Mobile Suit Kuno dari Perang Calamity 300 tahun yang lalu yang selama ini dijadikan sebagai tenaga generator markas.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 4

akan dibangunkan

Setelah itu, Orga mulai mengesekusi pemimpin CGS dan Kroninya dan mengubah nama perusahaannya menjadi Tekkadan. Karena CGS sendiri sudah hancur, maka sekarang Tekkadan lah yang menerima permintaan Kudelia sebagai pengawal menuju perjalanan yang berat ke bumi.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 5

ini adegan serius kok

Itulah Plotnya, secara sederhana, tapi bagaimana dengan ceritanya?

Baru Satu Episode Sudah Dikeluarin Semua Karakternya

Jujur, aku nggak terlalu suka kalau dalam 1 episode sudah dihadirkan semua karakter inti yang akan menjadi proganist, antagonist, tritagonist dan lain-lainnya. Apalagi semua dihadirkan dalam potongan adegan yang terlalu sering berpindah-pindah sehingga aku tidak bisa memahami apa yang terjadi sama anime ini.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 6

Aku bahkan tidak ingat ini siapa

Bahkan untuk mengikuti dan mengerti plotnya saja jadi membingungkan karena terlau banyak karakter penting yang harus dihapalkan dalam 1 episode. Sehingga hal ini malah mengundang masalah baru ketika menontonnya, yaitu:

Sulitnya Memahami Perasaan Semua Karakter

Banyaknya Karakter Penting yang dihadirkan dalam 1 episode pembuka, ditambah terlalu sering potong adegan dari pihak yang saling berselisih menjadikan aku tidak bisa memahami perasaan karakternya. Terutama kepada Kudelia.

Kudelia bisa dibilang merupakan kunci cerita anime untuk protagonis, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Mikazuki dan Orga, memenuhi tujuannya. Meskipun dia jadi kunci agar tujuan utama Protagonist tercapai, sekaligus pembawa harapan untuk masyarakat mars, aku sama sekali tidak bisa memahami perasaan yang dia bawa untuk mereka.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 7

????????

Lihat saja bagaimana Kudelia di anime ini ditampilkan sebagai sosok perempuan paling karismatik, berani, serta memahami penderitaan masyarakat Mars. Sehingga dia berani menyuarakan suara mereka nantinya di bumi…..

Nggak, nggak, nggak. Aku sama sekali nggak paham. Bahkan untuk memahami rasa sedihnya ketika melihat kematian di depannya berkali-kali sampai orang yang disayanginya, Fumitan yang juga mati di sini…. Aku tidak bisa kupahami penderitaannya.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 8

Adegan ini memangh jadi perubahan besar saat sifat manja Kudelia berubah lebih dewasa. Tapi sayangnya tidak berkesan rasa sedihnya.

Tidak hanya penderitaan Kudelia yang melihat kematian orang lain. Anggota Tekkadan yang mati demi pekerjaan mereka untuk melindungi Kudeliapun sama sekali tidak bisa kupahami kesedihannya. bahkan saat mereka mati, tidak terlihat bahwa kematian mereka berarti.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 9

Oh dia mati? Siapa yang peduli

Padahal kalau aku bisa memahami semua perasaan karakternya. Aku jadi lebih memahami juga permainan politik yang seharusnya jadi poin paling kuat anime ini. Tapi ternyata, yang kuat di anime hanyalah:

Pertempuran Mobile Suit Jarak Dekat

Bahkan ini saja sudah muncul di episode pertama. Dimana Mikazuki mulai membawa Mobile Suit Gundam kuno bernama Barbatos untuk melawan serangan Gjallarhorn ke markas mereka. Menariknya? Tidak seperti seri Gundam sebelumnya, baik dari UC ataupun timeline lain. Pertarungannya lebih berfokus ke pertempuran jarak dekat dan tanpa menggunakan beam dalam senjatanya, hanya sebuah senjata fisik. Benar-benar seperti pertempuran jaman pertengahan yang menggunakan pedang dan tombak.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 10

Rame ginian terus sih

Cuman, aku nggak keberatan memang kalau udah ada gebak-gebuk di episode pertama. Yang justru aku masalahkan adalah latar belakang yang terjadi sebelum gebuk-gebukannya.

Lihat saja bagaimana anime ini terlalu sering gonta-ganti sisi sudut pandangnya dan situasi latar belakangnya yang dipotong-potong tidak ringkas hanya demi gebak-gebuk keren gundam baru. Bahkan ketika yang tidak ringkas itu dijelaskan lagi lebih jelas di episode yang mendatang….

tidak ada yang berkesan sama sekali. Yang keren cuman gebak-gebuk Gundam baru doang. Aku bahkan kecewa karena permasalahan politik yang terjadi sama sekali tidak rumit, meskipun di dunia animenya terlihat rumit. Semuanya terlihat asal-asalan dan lebih gampang ditebak.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 11

Bahkan ada yang beginian juga

Tidak hanya itu juga, politik yang terjadi diluar politik Kudelia, yaitu soal bagaimana Mcgillis ingin melenyapkan korupsi di Gjallarhorn, juga dibuat terlalu tidak ringkas dan dipotong-potong. Sehingga aku tidak bisa merasakan kerennya kelicikan Mcgillis yang mengorbankan teman-temannya demi masa depan Gjallarhorn yang baik.

Kesimpulan

50 episode untuk anime ini…..

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 12

Tentu saja aku mau menghamili Atra dan Kudelia

Kalau boleh jujur, aku sangat bosan dengan ketika menonton Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans. Aku tidak bisa memahami karakternya, aku tidak bisa memahami perasaan sedih mereka, paling buruk? Aku sampai sering lupa nama mereka. Bukan karena nama mereka yang kalau dieja susah, tapi karena terlalu ditumpahkan terburu-buru demi gebak-gebuk keren Gundam baru.

Apalagi cerita di anime ini lebih mendominasi sudut pandang tekkadan. Ditambah tekkadan sendiri tidak mempedulikan masalah politik, sehingga saat menonton anime ini, yg bakalan mau kita lihat cuman gelut-gelutnya doang. Tidak peduli politik berat yang terjadi dan sering menimpa mereka karena keegoisan mereka yang mencari hasil instant.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 13

Ini poin yg seharusnya juga dikuatkan. Sayangnya cuman gebuk-gebuknya doang

Padahal kalau boleh jujur, politiknya keren banget lo. Bagaimana perjuangan kudelia melawan kindisi politik yg sulit. Bagaimana Mcgillis ingin memperbaiki Gjallarhorn. Bagaimana juga permainan politik Nobliss Gordon yang ingin merapu untung dari konflik antara Gjallarhorn dan penduduk mars.

Anime ini malah membuatku berhasil bersikap dan berpikir bodoh seperti Tekkadan yang ngk peduli dengan politik di sekitarnya. Dan kalau boleh jujur, ini membuatku muak karena tidak ada keseimbangan dalam muatan cerita yang diberikan. Ini juga jadi alasan yang membuatku tidak bisa memahami kematian tiap karakter.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 14

Bahkan ketika Orga matipun jadi tidak ada artinya

Anime ini benar-benar tidak cocok buat kalian yang berekspektasi sebuah pertempuran politik yang keren. Dimana di sini, kekuatan otak lah yang dibutuhkan. Sedangkan gebak-gebuknya hanya jadi satu-satunya pilihan terakhir kalau perang otaknya gagal. Aku bahkan sampai melewati adegan pertarungannya karena terlalu seringnya anime ini berfokus ke gebuk-gebukkannya ketimbang politiknya.

Anime ini bakalan cocok jika kalian lebih suka lihat orang berantem dengan otot ketimbang otak. Karena tidak hanya Mobile Suit saja yang ditampilkan bertarungnya, tapi juga kapal luar angkasa. Berhubung aku suka banget pas pertempuran kapal luar angkasanya, ini jadi poin yang keren karena aku penggemar kapal luar angkasa. Apalagi, kapal luar angkasa dan stasiun luar angkasanya juga banyak yang keren-keren. Aku suka desainnya.

Cerita Payah Untuk Eksploitasi Anak-Anak - [Review] Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 15

Aku suka banget desain pesawatnya

Terakhir, apakah Sunrise berhasil membuatku ingin beli Gundamnya? Aku rasa tidak sama sekali. Aku tidak tertarik desain Mobile Suitnya, justru aku malah lebih tertarik sama kapal luar angkasanya di sini ketimbang Mobile Suitnya.

 

 

Farmuhan
Penulis yang akhirnya berpikir bahwa memiliki Mindset Boomer adalah cara yang terbaik untuk bisa bertahan hidup di dunia yang keras ini

Karakter Stiker LINE Mendapatkan Anime TV untuk Tahun 2024

Previous article

Anime TV Dekoboko Majo no Oyako Jijล Akan Tayang Perdana pada Oktober 2023

Next article

Comments

More in Anime

You may also like