
Mengenal Bunga Sakura, Tumbuhan Paling Ikonik saat Musim Semi di Jepang
Halo sobat Wibumesta~ Sedang menikmati anime musim semi 2021? Apa saja anime yang sudah kalian tonton musim ini? Apakah ada anime yang sangat kalian nantikan pada musim ini, namun masih belum tayang? Atau kalian tidak tahu apa saja anime yang akan tayang pada musim semi tahun ini?
Konten
Tidak perlu khawatir, karena situs Wibumesta pastinya selalu update tentang berita-berita seputar anime musim semi yang akan tayang tahun ini. Kami juga telah menyiapkan rekomendasi anime musim semi tahun ini yang dijamin cocok buat kalian!
Baca juga: 10 Rekomendasi Anime Spring 2021 Mendatang
Berbicara soal musim semi di Jepang, umumnya orang-orang akan membayangkan salah satu hal yang menjadi ikonik cukup relevan di Jepang. Yap, jika terbayang pada pikiran kalian, itu adalah mekar-nya bunga sakura di negara Jepang pada musim ini.

Apa kalian pernah melihat bunga sakura? Sakura merupakan bunga yang dianggap sebagai bunga yang cukup penting di negara Jepang. Bunga ini bisa kalian lihat hampir di seluruh daerah Jepang ketika musim semi. Bunga ini biasanya dianggap sebagai simbol penting dalam kehidupan manusia. Biasanya dianggap sebagai simbol penting yang dikaitkan dengan hal-hal yang ada dalam kehidupan manusia, seperti aktivitas keseharian manusia, ikatan antar manusia, perasaan sedih, senang, termasuk perpisahan dan kematian.
Ikon bunga sakura sangat familiar, dan sering kali digambar pada benda-benda yang sering digunakan dalam ber-aktivitas, seperti pada pakaian, alat rumah tangga, benda elektronik, kelengkapan sekolah, dan lain-lain.
Dalam cerita anime, novel ringan atau visual novel mungkin kalian sering melihat sebuah upacara kelulusan selalu diiringi dengan pemandangan bunga sakura yang beterbangan. Hal ini karena musim semi di Jepang terjadi saat bulan Maret, dimana pada bulan tersebut merupakan tradisi kelulusan anak-anak sekolah di Jepang di setiap tahun.

Sejarah Bunga Sakura
Kata "sakura"berasal dari kata "saku", yang dalam bahasa Jepang artinya mekar. Kemudian ditambahkan kata akhiran yang menyatakan bentuk jamak yaitu "ra". Awalnya istilah sakura pertama kali muncul dalam karya sastra Jepang yaitu Kojikidan Nihon-Shoki lewat tokoh Kono Hana Sakuya Hime, yaitu seorang putri Dewa Gunung. Dikisahkan dalam sastra Nihon-Shoki bahwa sang putri naik ke atas kabut kemudian terbang ke atas langit gunung Fuji. Kemudian dari atas gunung Fuji tersebut ia menaburkan benih-benih bunga. Kemudian bunga yang disebarkan tersebut diberi nama "Sakura" (diambil dari nama Sakuya dan menjadi nama Sakura).Adapun di dalam buku sejarah Kojiki dikisahkan bahwa putri tersebut turun dari langit melewati sebuah gunung api, yang letaknya berada di perbatasan daerah Miyazaki dan Kagoshima. Kemudian ia menjadi istri Ninigi no Mikoto (cucu sang dewa matahari). Dalam buku Kojiki disebutkan bahwa Sakuya berarti bunga Sakura itu sendiri.
Klasifikasi Bunga Sakura
Pohon sakura termasuk dalam familia Rosaceae, genus Prunus. Bisa dibilang pohon sakura sejenis dengan pohon prem, persik, atau aprikot. Namun secara umum sakura dikelompokkan dalam subgenus sakura. Bunga sakura memiliki macam-macam jenis. Warna pada bunga ini tergantung pada jenisnya.
Selain itu pohon sakura juga menghasilkan buah ceri. Hal ini juga mengapa bunga sakura dalam bahasa Inggris disebut cherry blossom. Namun dari berbagai sumber mengatakan buah ini sangat tidak enak dimakan, meskipun penulis sendiri belum pernah merasakannya, hehe..
Mekarnya Bunga Sakura
Bunga sakura mekar setahun sekali di setiap musim semi di Jepang. Musim semi terjadi setelah musim dingin sebelum memasuki musim panas, tepatnya sekitar bulan Maret hingga bulan April. Musim semi berakhir ketika sebelum atau bahkan ketika telah memasuki bulan Mei.
Namun meski musim semi berlangsung cukup lama, bunga sakura hanya dapat mekar sekitar 1 sampai 2 minggu saja. Biasanya orang Jepang mengikuti laporan cuaca khusus untuk mengetahui kapan waktunya bunga tersebut mekar secara sempurna.
Saat bunga sakura mekar, orang-orang Jepang berkumpul untuk mengikuti festival Hanami atau "melihat bunga". Festival ini adalah kebiasaan tradisional untuk menikmati keindahan bunga sakura. Orang-orang Jepang biasanya berkumpul bersama keluarga untuk melakukan piknik.
Di era Jepang zaman dulu, biasanya para petani menggunakan tanda mekar-nya bunga sakura sebagai tanda untuk waktunya mulai menanam padi di sawah mereka.
Jenis-jenis Bunga Sakura
Bunga sakura sejatinya memiliki banyak jenis. Namun yang paling identik dan sering ditemukan ada 5 jenis. 1. Somei Yoshino

Bunga sakura jenis ini memiliki kelopak sebanyak 5 lembar atau kadang lebih. Sebelum bunga ini mengeluarkan daun-nya, warna bunga ini akan berubah menjadi pink samar, kemudian saat mekar akan menjadi bunga berwarna putih.
2. Yamazakura

3. Yaezakura

4. Shidarezakura

5. Gyoiko

Apakah Bunga Sakura Hanya Dapat Tumbuh dan Mekar di Jepang?
Negara Jepang memang diklaim sebagai negara yang selalu dikelilingi oleh tanaman satu ini di setiap penjuru kota. Bunga ini juga ditemukan pertama kali di Jepang. Namun bunga ini dapat tumbuh dan mekar tidak hanya di Jepang saja. Kalian juga bisa melihat bunga ini di beberapa negara yang juga memiliki musim semi di dalamnya, seperti Cina, Korea, hingga negara-negara eropa seperti Jerman, Belanda, Inggris, dan negara-negara di belahan Amerika.
Referensi:
BBC | infoglobalkita | livejapan | matcha-jp | WikipediaRelated Items

Pesan Author Metamorphosis atau 177013 di Halaman Terakhir Hardcopy Edisi Terbatas, Sudahkah Kalian Baca ?

Ternyata Gundam: Witch From Mercury Mengambil Latar di Prefektur Hyōgo

Bab 99 Manga Houseki no Kuni Memiliki 3 Halaman dengan Panel Kosong

