
Editor Shintaro Kawakubo Ungkap Alasan Mengapa Levi Tidak Mati dalam Serial Attack on Titan
Manga ini telah mendapatkan adaptasi serial anime TV sebanyak 4 musim dan ditayangkan sejak bulan April 2013. Musim terakhir anime Attack on Titan telah ditayangkan pada bulan Desember 2020 sebanyak 16 episode, dan akan dilanjutkan ke part 2 yang direncanakan akan tayang pada bulan Januari 2022 mendatang.

Penggemar mungkin cukup terpikat dengan animasi yang dibawakan oleh serial ini, baik dalam manga, maupun anime. Atraksi dari alat manuver, serta pertarungan menggunakan senjata pedang yang cukup memanjakan mata, tidak heran membuat serial ini menjadi salah satu yang paling banyak digemari para otaku.
Namun dari berbagai macam atraksi yang disajikan, penggemar pastinya tidak akan lupa dengan sosok yang paling memanjakan mata dalam serial ini. Sosok karakter sampingan yang paling banyak memiliki penggemar dari para otaku, ialah Levi dari serial Attack on Titan.

Mungkin kalian yang mengikuti serial ini dari anime maupun manga-nya pasti sudah tahu, bahwa sebenarnya Levi akan dihadapkan pada kematian di akhir-akhir cerita serial Attack on Titan. Namun arah cerita pun dirubah oleh sang creator untuk mengubah sang karakter terpopuler di serial ini. Lantas apakah alasannya? Berikut pembahasan-nya. Baca juga: Kodansha telah Menerbitkan Manga Attack on Titan dengan Ukuran Raksasa

"Isayama mengatakan tidak apa-apa jika Levi mati di dalam cerita", ungkap Kawakubo. Namun sang editor memiliki pemikiran yang berbeda. Untuk setiap karakter yang mati pada serial ini, Kawakubo selalu mengadakan pertemuan dengan Isayama dan mempertanyakan apakah kematian karakter ini bermakna atau tidak.
Ketika ditanyakan apakah ada alasan khusus atau suatu makna dalam cerita yang akan memberikan plot bagus jika sang kapten Pasukan Pengintai mati, Isayama tidak dapat memberikan alasan yang pasti, dan tidak ada tujuan tertentu mengapa karakter ini harus mati.
"Jika kematian seorang karakter itu bermakna, maka biarkan saja (seperti itu). Kami mencoba mencari tahu apakah kematian itu bermakna dari sudut pandang cerita. Di hadapan-nya, Isayama mempertimbangkan kembali keputusannya", kata Kawakubo".
Sumber: Comic Book
